Gomar Gultom Aktifis Gerakan Nurani Bangsa Terkejut dan Prihatin Penyiraman Air Keras ke Aktivis KONTRAS

Oplus_16908288

Media Trans Pdt Gomar Gultom aktifis Gerakan Nurani Bangsa menyatakan keterkejutan dan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa aktifis KONTRAS.

“Sangat terkejut dan prihatin dengan penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras. Tadi malam, usai rekaman Podcast tentang “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”, dia dipepet oleh dua kendaraan dan lalu disiram dengan air keras. Tubuhnya terbakar 24%, termasuk matanya” tutur Gomar.

Dari CCTV lingkungan sekitar didaerah Jalan Talang Salemba, dan Dishub terlihat jelas aksi serangan yang sistimatis dan tidak hanya dilakukan oleh pengendara kedua sepeda motor.

“Sesaat sebelumnya, lalu lintas sangat ramai, tetapi tiba-tiba sepi saat penyiraman dan sesudahnya. Tentu ada yang mengatur lalu lintas sedemikian” lanjut Gomar dalam keterangannya kepada media.

“Saya mengenal Andri sebagai aktifis HAM yang baik dan berani. Dia tidak kenal lelah dalam memperjuangkan tegaknya hukum dan HAM di negeri tercinta ini. Dia sangat vokal. Dia bagian dari koalisi masyarakat sipil yang melakukan investigasi independen atas prahara Agustus 2025. Serangan ini pastilah tidak bersifat personal. Ini serangan buat kita semua, yang menghendaki tegaknya hukum dan HAM” tandas Gomar yang juga purna tugas Ketua Umum PGI.

Lebih lanjut Gomar menyerukan “Saatnya kita semua menuntut kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. Hendaknya aparat tidak membiarkan impunitas terhadap pelaku, dan tidak berhenti pada pelaku di lapangan, sebagaimana yang dialami Novel Baswedan di waktu-waktu lalu. Pada saat sama kita juga menuntut kepolisian untuk memberikan perlindungan keselamatan kepada seluruh masyarakat, termasuk mereka yang selama ini bersuara kritis atas situasi terkini. Sikap kritis masyarakat haruslah dilihat sebagai bentuk kecintaan akan masa depan bangsa ini.”

“Saatnya juga kita meminta Bapak Presiden sungguh-sungguh memberikan perhatian serius atas peristiwa ini. Negara harus memberi jaminan penuh atas pengusutannya secara tuntas. Negara juga harus lebih serius menjamin supaya peristiwa yang sama tidak terulang kembali” ujar Gomar.

Kejadian ini hendaknya tidak menyurutkan semangat juang teman-teman pegiat HAM dalam menegakkan supremasi hukum dan dipenuhinya HAM setiap dan semua masyarakat.

“Saya mendukung sepenuhnya upaya masyarakat sipil untuk melakukan investigasi independen atas peristiwa kekerasan ini.” pungkas Gomar. (DED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*