Media Trans – Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi, jelang Idul Fitri mengadakan program Tebus Sembako Murah. KADIN DKI Jakarta menyadari bahwa menjelang Idul Fitri, kebutuhan rumah tangga biasanya ikut meningkat, hal ini berpengaruh tidak hanya hal-hal makro, tetapi juga terhadap hal sederhana, seperti ketersediaan hidangan untuk keluarga akan turut terganggu.
Melalui program Tebus Sembako Murah KADIN DKI Jakarta 2026, KADIN DKI Jakarta berupaya hadir lebih dekat untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, demikian keterangan media KADIN DKI Jakarta.
Target Tebus Sembako Murah Menjangkau 15000 Warga
Tahun 2026, Tebus Sembako Murah secara serentak dilaksanakan di 10 kecamatan di 5 wilayah Jakarta, dengan target menjangkau sekitar 15.000 warga.
Program ini terus dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari komitmen untuk tidak hanya bergerak dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat terutama di momen yang penting seperti menjelang Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas dukungan berbagai pihak yang mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang dibagikan hari ini bisa membantu menghadirkan suasana Lebaran yang hangat di rumah, dengan kebersamaan yang tetap terasa.” demikian keterangan KADIN DKI Jakarta.
Adapun program Tebus Sembako Murah terlaksana kolaborasi KADIN DKI Jakarta dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Program ini merupakan pelaksanaan yang kelima kalinya secara konsisten dilakukan KADIN DKI Jakarta sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia usaha kepada masyarakat.
Pembukaan program Tebus Sembako Murah dilakukan di Kantor Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, pada 16 Maret 2026, dihadiri langsung Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi dan jajaran, beserta Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar.
Program ini didukung oleh KADIN Kota masing-masing wilayah, serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, ditandai dengan kehadiran dan pembukaan langsung oleh para Walikota di setiap lokasi kegiatan.
Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi menyampaikan program ini merupakan respons konkret terhadap meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Menjelang Lebaran, tekanan harga kebutuhan pokok selalu meningkat. KADIN DKI Jakarta hadir untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan dasar dengan harga lebih terjangkau,” ujar Diana Dewi kepada media, Selasa (16/3/2026).
Lebih lanjut, Diana Dewi mengemukakan bahwa kegiatan Tebus Sembako Murah lebih dari sekadar kegiatan sosial, program ini mencerminkan sinergi antara dunia usaha dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah.
Keterlibatan pelaku usaha dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal tetap berjalan,” paparnya.
Diana Dewi menegaskan KADIN DKI Jakarta ingin terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung dan berkelanjutan.
“Ini bukan hanya soal sembako murah, ini tentang bagaimana dunia usaha hadir di tengah masyarakat, bukan di atasnya. Sebab, ekonomi yang kuat lahir dari masyarakat yang juga kuat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, tambah Diana Dewi, KADIN DKI Jakarta berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong terus tumbuh, terutama di momentum Ramadan yang penuh berkah ini.
“Kami juga berharap program Tebus Sembako Murah dapat menjadi inspirasi bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci dalam menghadapi tantangan ekonomi secara bersama-sama,” pungkas Diana Dewi.
Sementara jelang penetapan Hari Raya Idul Fitri oleh Pemerintah, yakni pada 19 Maret 2026, bertempat di Lt 6 Masjid As-Sakinah Nusantara Jl Prof. DR. Soepomo No.176, Jakarta Selatan, Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi, yang juga CEO Suri Nusantara Jaya pemilik Toko Daging Nusantara dan pendiri Masjid As-Sakinah Nusantara, mengadakan buka puasa bersama dengan para jurnalis yang senantiasa mendukung kegiatan ataupun program KADIN DKI Jakarta.
Masjid As-Sakinah Nusantara akan menggelar sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H, sesuai pengumuman pemerintah yakni pada Sabtu 21 Maret 2026. Khotib dan Imam dipimpin Ustadz HM Sodri, mulai pukul 07.30 hingga selesai. (DED)

Be the first to comment