Media Trans – Mewarnai rangkaian puncak acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026, main event Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) 2026 telah sukses digelar pada 4–5 Juli 2026 di Istora Senayan.
J-Youth Film Fest 2026 merupakan kolaborasi strategis antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong lahirnya talenta-talenta kreatif baru di wilayah Jakarta melalui kompetisi film pendek pelajar dan mahasiswa se-Jabodetabek.
Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui industri perfilman, yang diyakini memiliki multiplier effect luas dalam menciptakan nilai tambah, lapangan kerja, dan inovasi pada subsektor ekonomi kreatif Jakarta.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengungkapkan antusiasme terhadap kegiatan ini sangat tinggi sejak kick-off pada Februari lalu. Hal tersebut terbukti dari masuknya 242 submission film dan ide cerita berkualitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memantik diskusi hangat.
Selama dua hari main event J-Youth Film Fest 2026, atmosfer kreatif dihadirkan lewat penayangan masing-masing 10 film terbaik kategori Pelajar dan Mahasiswa. Selain itu, digelar pula Film Story Workshop bersama penulis naskah Widya Arfianti, Film Star Chit-chat bersama Reza Rahadian dan Claresta Taufan yang dipandu oleh Nastasha Abigail, serta paparan dari General Manager Jakarta Film Commission, Rayhan Islami, mengenai penguatan jejaring ekosistem film Jakarta. Puncak acara ditutup dengan Awarding Ceremony yang digelar berkolaborasi dengan Jakarta Film Week untuk mengumumkan karya-karya terbaik tahun ini pada tiga kategori kompetisi, yaitu Lensa
Kompetisi Pelajar, Lensa Kompetisi Mahasiswa, dan Jakarta Film Fund for Student.
Pada kategori Lensa Kompetisi Pelajar, Juara 1 diraih oleh film Belom Ada Judulnya karya MEDIKOM Production, Lagi Liburan Films, dan SMAN 2 Jakarta (Sutradara: Nayaka Dimitry dan Christensen Kevin Samudra; Produser: Calystha Aurellia; Penulis: Nayaka Dimitry).
Juara 2 diraih oleh Qrisis: Teror Jakarta karya SMKN 45 Jakarta (Sutradara: Azza Neviano Sumara; Produser: Bintang Surya Kencana; Penulis: Muhamad Suntiaji Galih Yulianto). Juara 3 diberikan kepada Skenario Remi karya Diorama Pictures dan SMA Islam Dian Didaktika (Sutradara dan Penulis: Rajindra Pramudya Wullur; Produser: Khayira Putri Listyanto).
Sementara itu, Juara Harapan 1 diraih oleh Receh karya Lumio Production dan SMKN 65 Jakarta (Sutradara: Roro Chezha Nayla Putri; Produser: Sekar Arum Handayani; Penulis: Dinda Damayra). Juara Harapan 2 diberikan kepada Out of Frame karya SMA Muhammadiyah 3 Jakarta (Sutradara: Rasyad Rayhaqqi Oesman; Produser: Afdhalia Putri Baskoro; Penulis: Deva Rachmani).
Pada kategori Lensa Kompetisi Mahasiswa, Juara 1 diraih oleh Mamet Mau Kaya karya Cavaliers dan Universitas Multimedia Nusantara (Sutradara: Attar Pratama Priyosuryono; Produser: Annastatius Dwiputra C.; Penulis: Geofrey Mercyo). Juara 2 diberikan kepada Holy Salt karya FFTV Institut Kesenian Jakarta (Sutradara: Mirza Nadlar Mazini; Produser: Ramiza Kuntadi; Penulis: Shafwan Fuad). Juara 3 diraih oleh Trans/aksi karya UKM NETRA Politeknik Tempo (Sutradara: Thoriq Aliefi Nugroho; Produser: Zikrul Fauzan Azhima; Penulis: Fajar Adyanata Putra Mirza).
Adapun Juara Harapan 1 diraih oleh Nilai yang Hilang karya SIGMA TV UNJ (Sutradara: Regina Fortunata; Produser: Dinda Ramadhani Qurrota Ayyun; Penulis: Muhammad Dafa Pratama Putra). Sementara itu, Juara Harapan 2 diberikan kepada Rupi-Yah karya Garasi Rudi dan Universitas Indonesia (Sutradara: Apriansyah Ilham Trihatmaja; Produser: Afirah Kasyfa Ramadhani; Penulis: Najwa Khasanah).
Selain dua kategori kompetisi film, J-Youth Film Fest 2026 juga berkomitmen mendukung produksi film baru melalui program Jakarta Film Fund for Student. Tiga ide cerita terbaik yang terpilih untuk didanai menjadi film pendek adalah: (i) Satu Bungkus karya MEDIKOM Production, Lagi Liburan Films, dan SMAN 2 Jakarta (Sutradara: Geraldine Gifhania; Produser: Ni Wayan Balqis Villian Krisna Dewi, Penulis: Neisya Aulia Ramadhani); (ii) Sirkularitas karya SMAN 6 Jakarta (Sutradara: Darrel Islami Pasha; Produser: Luthfiana Indah Maulida, Penulis: Ibnu Suwardana Rianto); serta (iii) Tabungan yang Dimakan Waktu karya SMKS Candra Naya (Penulis dan Sutradara: Efni Sifa Laila; Produser: Angel Crasida).
Melalui kesuksesan gelaran tahun ini, J-Youth Film Fest diharapkan dapat terus konsisten menjadi inkubator industri perfilman tanah air dan menjadi sektor strategis penggerak ekonomi baru di DKI Jakarta untuk mewujudkan kota global, berdaya saing, dan berkelanjutan. (DED)

Be the first to comment