Pengurus DPD PERWAMKI Jawa Timur Dikukuhkan, Siap Dukung Jombang Kota Toleransi, dan Mojowarno Desa Wisata Toleransi

Media Trans – Ketua Umum DPP PERWAMKI (Perkumpulan Wartawan Media Kristiani Indonesia) Stevano Margianto, mengukuhkan pembentukan DPD PERWAMKI Jawa Timur.

Prosesi pengukuhan pembentukan DPD PERWAMKI Jawa Timur, diadakan di Kantor PGIW Jawa Timur, yang terletak di Kompleks Ruko Ambengan Plaza Blok B 38, Surabaya, pada Rabu 9 Maret 2022.

Pengukuhan DPD PERWAMKI Jawa Timur, dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19, disaksikan oleh Ketua Umum PGIW Jawa Timur, Pdt. Natael Hermawan, S.Si., MBA, yang juga didapuk menjadi Penasehat DPD PERWAMKI Jawa Timur.

Adapun kepengurusan DPD PERWAMKI Jawa Timur, berdasarkan keputusan DPP PERWAMKI, dipimpin oleh Wiryo Widianto (Ketua), Hadiyanto (Wakil Ketua), Hendra Setiawan (Sekretaris), dan Agung Pramudita (Bendahara).

“Sebagai Ketum DPP PERWAMKI, saya mengucapkan terimakasih kepada PGIW Jatim, terutama Bapak Pdt. Natael Hermawan yang telah memfasilitasi tempat untuk acara pengesahan DPD PERWAMKI Jatim. Tentu saja ini merupakan tempat bersejarah, karena di tempat inilah PERWAMKI Jatim terbentuk, berjejaring serta bermitra dengan PGIW yang sangat terbuka. Nah, setelah disahkannya DPD Jatim, saya berharap teman-teman pengurus dapat bergerak dan bekerja, serta menjalin silahturahmi dengan berbagai lembaga, baik dengan pemerintah, swasta, gereja, sinode, ataupun lintas agama,” jelas Margianto yang juga pemimpin media online Victoriousnews.com.

Ketua Umum PGIW Jatim Pdt. Natael Hermawan, S.Si, MBA, menyambut senang ketika dirinya diminta menjadi Penasehat. Bahkan sebagai bentuk dukungannya kepada PERWAMKI Jawa Timur, Pdt. Natael menyampaikan kesediaannya memfasilitasi PERWAMKI Jawa Timur menggunakan kantor PGIW, jika pengurus akan melakukan rapat organisasi atau kegiatan kepanitiaan acara.

Ketum PGIW Jawa Timur Pdt Natael Hermawan

“Saya sangat senang dan terbuka kepada pengurus. Monggo jika mau rapat pakai saja di tempat ini. Kantor ini adalah rumah kita bersama dalam melayani Tuhan. Disini juga sering dipakai rapat oleh teman-teman NU, FKUB, Kapolda Nico, tokoh lintas agama bahkan Gubernur Khofifah pun pernah berkunjung ke kantor PGIW ini, ” ujar Pdt. Natael.

Pdt. Natael juga mengucapkan selamat atas terbentuknya dan telah diresmikan pengurus DPD Perwamki Jawa Timur.

“Ini sudah lama sekali kita rindukan, akhirnya PERWAMKI ada di Jawa Timur. Hal ini terkait dengan jejaring, mitra dari kegiatan pelayanan kita. Khususnya kami PGIW Jatim sangat mendukung dan memberikan semangat kepada DPD PERWAMKI Jatim. Karena ini bisa menjadi mitra, jaringan PGIW di dalam mempublikasikan, pesan-pesan bahkan program dari PGI. Sehingga saya pun dengan senang hati bisa terlibat di dalam keberadaan PERWAMKI Jatim sebagai Penasehat. Terlepas itu ke depan, ketika ada program, kita bisa bermitra dan bekerjasama dengan elemen-elemen lintas agama yang lain. Khususnya bagaimana menggairahkan lagi Jawa Timur sebagai wilayah toleransi beragama. Kita tahu bersama di Jatim, adalah tempat lahirnya NU, kekristenan atau pekabaran Injil Jawa juga awalnya berasal dari Jatim. Ada ponpes Tebuireng Jombang yang sampai saat ini hidup berdampingan dengan basis Kristen di GKJW Mojowarno, Ngoro, Kertorejo dan Bongsorejo. Toleransi ini perlu diungkapkan dan diteruskan kepada bangsa ini. Saya berharap dalam hal torensi, PERWAMKI bisa menjadi pionir atau penggerak, terutama Jombang dan Mojowarno menjadi kota serta desa wisata religius, khususnya wisata toleransi umat beragama,” ujar Pdt. Natael yang juga Wasekum Majelis Agung Sinode GKJW.

Merespons pengesahan pengurus DPD PERWAMKI Jawa Timur, Wiryo Widianto (Ketua DPD PERWAMKI Jatim), juga tampak gembira setelah menerima SK kepengurusan.

Ketua DPD Perwamki Jawa Timur Wiryo Widianto

“Merespons pengesahan pengurus DPD PERWAMKI Jatim, kami memiliki program tahun ini ada satu kegiatan, yaitu mencanangkan Mojowarno sebagai desa wisata toleransi. Nanti akan kita rencanakan bersama dan membuat planning secara detail, semoga di bulan Agustus dapat melakukan kegiatan di Mojowarno, Jombang,” papar Wiryo yang juga penulis beberapa buku sejarah pekabaran Injil Jawa, seperti Riyaya Undhuh-Undhuh, Kyai Paulus Tosari, dan Rasul Jawa Jelesma.

Pada kesempatan tersebut, Ketum PERWAMKI, Margianto memberikan buku karya jurnalis PERWAMKI berjudul “Pers Kristiani & Makna Kehadirannya” kepada Ketum PGIW Jatim, Pdt. Natael, dan DPD PERWAMKI Jatim.

Bertepatan dengan pengukuhan DPD PERWAMKI Jawa Timur, Ketua DPD PERWAMKI Jatim, Wiryo Widianto memberikan 2 buku hasil karyanya, yakni buku yang berjudul “Riyaya Undhuh-Undhuh” dan “Kyai Paulus Tosari” kepada Ketum DPP PERWAMKI, Stevano Margianto.

Margianto merespon baik dan mengemukakan kesediaan DPP PERWAMKI, mendukung pencanangan Mojowarno menjadi Desa Wisata Toleransi, selain karena Mojowarno berada dalam wilayah Kabupaten Jombang, yang juga kota kental dengan tradisi toleransinya, pertimbangan kesejarahan Mojowarno yang erat terkait dengan sejarah kerajaan Majapahit, juga kental dengan sejarah pekabaran Injil di Pulau Jawa, yang telah melahirkan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW).

Potensi Mojowarno menjadi destinasi wisata baru, yakni Desa Wisata Toleransi, juga layak didukung karena adanya tradisi pengucapan syukur panen, yakni Riyaya Undhuh-Undhuh, perayaan yang kental dengan tradisi toleransi, karena keterlibatan masyarakat Mojowarno secara plural, dan kegiatan tersebut sudah berlangsung satu abad lebih, sebagaimana usia GKJW yang juga sudah 1 abad lebih, pungkas Margianto yang juga putra Jombang. (DED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*